You are here:

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player

Powered by RS Web Solutions

Search

Customer Suport [24 jam ]

Login / Register



Testimonial

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player

Powered by RS Web Solutions

Banner
Banner

Visitor Maps

Site Statistic

Content View Hits : 2571902

Who,s Online

We have 108 guests and 1 member online
Beredar Spanduk Pengharaman Menonton Wayang Kulit
Monday, 23 January 2017 14:13

Hari minggu 22 Januari 2017 Jakarta kembali digegerkan dengan penemuan sejumlah spanduk yang berisi penolakan pementasan wayang kulit yang akan diselenggarakan oleh Cawagub Djarot Saiful Hidayat, spanduk tersebut dipasang di sejumlah tempat di Jakarta.

WhatsApp Image 2017-01-23 at 13.42.59

 

WhatsApp Image 2017-01-23 at 13.43.00

 

Lucunya alasan penolakan pementasan wayang yang mengatasnamakan aliansi umat Islam se-Jakarta itu adalah karena wayang kulit diaggap bukan budaya dan tidak ada dalam syariat Islam.

Spanduk itu diketahui terdapat di cempaka Putih Jakarta.
Pendiri Majalah Tempo yang juga seorang sastrawan, Goenawan Mohamad ikut mengunggah foto tersebut melalui Twitter ‏@gm_gm
“Spanduk di Cempaka Putih, Jakarta. Wayang kulit dilarang. (Menurut orang2 yg tahu, syiar Islam di Jawa dgn wayang),” tulis GM.

Setelah itu, GM kembali mengunggah foto spanduk yang lain.

“Ini spanduk yang lain. Di Cempaka Putih, Jakarta. Pencinta wayang, siap2 pindah…” tulis GM.

Ketika dikonfirmasi mengenai kasus ini, Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Suyatno mengaku malah baru mendengarnya dari wartawan.

Spanduk ini muncul hampir berbarengan dengan PAGELARAN WAYANG KULIT di depan gedung Arcici milik PEMDA DKI yang tertulis nama tamu undangannya yaitu bapak AHOK dan DJAROT tanggal 20 januari 2017 kemarin.

WhatsApp Image 2017-01-23 at 13.42.58

 

 

download disini

 

download disini

Share